taree
Sesungguhnya fitrah manusia memang tidak bisa didustai. Dia tahu mana
yang baik dan mana yang tidak. Dia bisa mengetahuinya, menyadarinya
sampai sejelas-jelasnya. Sejelas noda hitam di atas kain putih.

Tapi itulah hidup. Masuk surga tak semudah yang dikira. Diperlukan
ujian. Dan dengan demikian, diperlukan kesabaran. Kesabaran dalam
menetapi kebenaran. Kesabaran dalam menjauhi kesesatan.



Itulah juga kenapa manusia perlu tuntunan langit. Tuntunan dari Sang
Pencipta. Tuntunan dari yang paling mengerti tentang manusia.

Itulah lantas kenapa diutus Rasul ke dunia. Rasul dari golongan
manusia, untuk menjadi penyeru seluruh alam.

Dengan semangat pewaris para Rasul, mari teruskan estafet risalah ini.
Mari saling mengingatkan satu sama lain. Saling memajukan satu sama
lain.

Walaupun kita sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah, tetap
saja kita perlu peringatan dari orang lain.

ehm..... so jangan marah atau tersinggung ketika ada teman mengingatkan akan sebuah kesalahan. Karna siapa tau itu petunjuk dari Allah.
Dan jangan pernah menunggu untuk sebuah hidaYah, Tapi caRi hidayah itu
lewat sebuah buku, majelis maupun pengajian...

and jangan lupa juga:
> SeTTing niat
> UpgRade Doa
> UpdaTe Iman
> And deLete DoSa
Label: 0 komentar | edit post
taree
bismillah

hari ini sudah hari ke 5 di 2009,
tapi entah belum ada hal yang berarti yang telah kulakukan
semua masih seperti kemarin
mengalir bagai air....

ketakutanku akan hari esok
juga kegamangan ku akan sebuah harapan yang sia sia



menuntunku untuk tak melukis mimpi yang terlalu tinggi lagi
dan hanya mampu menunggu apa yang kan terjadi

entah apa yang kan terjadi di hari esok
yang pasti aq hanya ingin menghabiskan hari ini
menghabiskan untuk sesuatu yang berarti
untuk hidupku juga agamaku


semoga segalanya jadi lebih baik dan lebih indah
perkataan ku, ibadah ku juga prilaku ku
taree
kemarin adalah malam yang banyak di tunggu oleh banyak orang selama 1 tahun
yaitu malam pergantian tahun dari 2008 ke 2009.

Ada banyak hal yang di lakukan oleh mereka
ada yang nonton konser, nginep di puncak, ke Mall, konvoi, nginep di hotel berbintang, ada juga yang menghabiskan banyak uang untuk beli kembang api dan petasan sampai jutaan rupiah bahkan.....

Padahal menurut banyak orang negara kita sedang kena dampak krisis global ya...?
katanya banyak rakyant yang kekurangan makanan, banyak juga yang kena PHK,

Tapi kenyataan kemarin itu membuat aq berfikir benarkah bangsa ini sedang krisis?
benarkah negara kita sedang dalam dilema keuangan??

teman2 pernah kah kita berfiir sejenak....
saat kita hura2, buang2 uang untuk hal yang nggak penting, buang2 waktu hanya untuk menunggu jam 12,
disaat itu pula saudara2 kita sedang kelaparan di jalan, mengais rejeki dari tempat sampah, mengumpulkan receh demi receh untuk makan, juga saudara2 kita yang sedang ketakutan karena perang..

adakah manfaat dari perayaan itu? bukan kah itu bukan tradisi kaum muslim? bukan kah tahun baru kita sudah terjadi tanggal 29 lalu yaitu 1 muharram 1430...

Padahal ada banyak hadist yang melarang perayaan tahun baru di antaranya....

Dan dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, "Barangsiapa yang berdiam di negeri-negeri orang asing, lalu membuat tahun baru dan festifal seperti mereka serta menyerupai mereka hingga dia mati dalam kondisi demikian, maka kelak dia akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama mereka"

’Abdullâh bin ’Amr radhiyallâhu ’anhumâ berkata :

من بنى ببلاد الأعاجم وصنع نيروزهم ومهرجانهم ، وتشبه بهم حتى يموت وهو كذلك حُشِر معهم يوم القيامة

”Barangsiapa yang membangun negeri orang-orang kâfir, meramaikan peringatan hari raya nairuz (tahun baru) dan karnaval mereka serta menyerupai mereka sampai meninggal dunia dalam keadaan demikian. Ia akan dibangkitkan bersama mereka di hari kiamat.” [Sunan al-Baihaqî IX/234].

Allah Ta’ala juga berfirman:

إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين وكان الشيطان لربه كفورا

Artinya:
“Sesungguhnya para mubadzir (pemboros) itu adalah saudara-saudara dari setan. Dan setan itu adalah makhluk yang ingkar terhadap Rabb-nya.” (Qs. Al Isra: 27)

hanya dua hari raya yang disyariatkan oleh agama Islam. Diriwayatkan dari Anas radhiallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Ketika Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya yang mereka bermain-main di hari raya itu pada masa jahiliyyah, lalu beliau bersabda: ‘Aku datang kepada kalian sedangkan kalian memiliki dua hari raya yang kalian bermain di hari itu pada masa jahiliyyah. Dan sungguh Allah telah menggantikannya untuk kalian dengan dua hari yang lebih baik dari keduanya, yaitu hari raya Idul Adha dan idul Fitri.’” (Shahih, dikeluarkan oleh Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’I, dan Al-Baghawi)


Ampuni Kami Ya Rabb...
Semoga masih ada kesempatan untuk kami memperbaiki diri
Ya Rabb Luruskan Niat ku....